Minggu, 06 April 2014

Jurnal Etika dan Profesionalisme TSI (Pertemuan 1)



Etika Profesi Komputer di Indonesia

Jeanny Fatma Mutmainnah (13110733)
Amelia Pratiwi (10110606)
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas Gunadarma
Jakarta
2014
ABSTRAK
Perkembangan teknologi komputer khususnya di Negara Indonesia sudah sangat pesat. Karena perkembangan ini, meningkatlah penyimpangan - penyimpangan etika seperti misalnya hacker, virus, pencurian data - data, penggunaan software secara ilegal oleh orang - orang yang tidak bertanggung jawab. Topik - topik yang dapat di bahas dalam etika komputer, antara lain : Computer in the Workplace, Computer Crime, Intellectual Proverty, Professional Responsibility, dan Globalization.
Kata Kunci : etika, profesi, komputer

PENDAHULUAN


Perkembangan teknologi komputer khususnya di Negara Indonesia sudah sangat pesat. Komputer saat ini sudah bukan barang yang aneh lagi bagi masyarakat Indonesia. Zaman dahulu, hanya orang - orang tertentu saja yang dapat mengoperasikan komputer. Untuk sekarang, pelajaran komputer bahkan sudah mulai di ajarkan dari sekolah Taman Kanak - Kanak (TK) sampai jenjang universitas. Jurusan apapun yang akan di ambil, komputer tetap menjadi kebutuhan utama bagi mahasiswa/i untuk membantu proses belajar selama kuliah. Karena perkembangan ini, meningkatlah penyimpangan - penyimpangan etika seperti misalnya hacker, virus, pencurian data - data, penggunaan software secara ilegal oleh orang - orang yang tidak bertanggung jawab. Dan karena perkembangan ini pula, masyarakat menjadi khawatir akan semakin banyaknya pengangguran di Negara ini, dikarenakan hampir semua pekerjaan manusia dapat digantikan oleh komputer yang pastinya hasil pekerjaannya jauh lebih cepat di bandingkan dengan manusia.
 


PEMBAHASAN

1.     Etika
        Pengertian Etika
        Etika berasal dari kata ethos (Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan, atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan - tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, baik atau buruk (Nurdiansyah, 2009).

Nurdiansyah, (2009) membagi etika menjadi :
a.     Etika Umum : membahas mengenai teori - teori etika dan prinsip - prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak secara etis serta mengambil keputusan secara etis.
b.     Etika Khusus : merupakan penerapan prinsio - prinsip moral dasar dalam bidang penggunaan komputer. Etika khusus dibagi menjadi : Etika individual yang berhubungan dengan kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri dan etika sosial berhubungan dengan kewajiban, sikap, dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.

2.     Profesi

        Pengertian Profesi
        Nurdiansyah (2009) dan Reksodiharjo (1989) yang dikutip oleh Nurdiansyah mendefinisikan profesi sebagai suatu kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan mengandalkan suatu keahlian. Menurut Kimery (2007) yang mengutip pendapat (Greenwood, 1965; Caplow, 1966), menjelaskan profesi sebagai suatu kumpulan pekerja atau spesialis yang mempraktekkan pengetahuan yang dimiliki yang mewakili suatu asosiasi, mengatur dirinya sendiri melalui kode etik, tingkah laku profesional dan berpartisipasi dakam norma - norma kesusilaan, nilai - nilai dan simbol - simbol.

3.     Ciri Khas Profesi

        Menurut artikel dalam International Encyclopedia of Education, ada 10 ciri khas dari profesi, yaitu :
  • Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
  • Suatu teknik intelektual.
  • Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
  • Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
  • Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
  • Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
  • Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya.
  • Pengakuan sebagai profesi.
  • Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
  • Hubungan yang erat dengan profesi lain.
4.     Topik - Topik dalam Etika Komputer
        a.   Computer in the Workplace
              Komputer adalah suatu alat yang sangat berguna untuk menyelesaikan semua persoalan - persoalan administrasi, keuangan, matematika serta simulasi. Di sisi lain, komputer juga dapat menjadi alat yang mengancam pekerjaan bagi orang yang menggunakannya. Dengan adanya komputer, pekerjaan manusia dapat jauh lebih efisiesn. Di dunia industri, banyak pekerja yang telah digantikan oleh komputer seperti kasir bank, pekerja mobil, operator telepon, tukang ketik,, tukang grafis, pengamanan, dsb. Oleh sebab itu, muncul kekhawatiran bahwa komputerisasi pekerjaan akan meningkatkan pengangguran atau yang dikenal dengan "de-skilling". Hal lain yang menyangkut komputer di tempat kerja adalah masalah keamanan dan kesehatan. Salah satu contohnya adalah stress dan radiasi yang timbul karena layar monitor.

     b.   Computer Crime
           Terdapat dua jenis pengamana yang sering digunakan pada suatu komputer, yaitu : pengamanan fisik seperti pengamanan terhadap pencurian, api, banjir, dsb dan pengamanan logik seperti hacker, spying, virus, dsb (encyclopedya yang mengutip pendapat spaf ford,et,al, 1989). Selanjutnya Spafford menegaskan bahwa berdasarkan pengalaman analogik, maka lingkup pengamanan mencakup lima aspek, yaitu :
  1. Privacy and Confidentiality
  2. Integrity
  3. Unimpared Service
  4. Consistency
  5. Controlling Access to Resources
     c.   Intellectual Proverty
           Richard Stallman yang mendirikan Free Software Foundation meyakini bahwa informasi adalah sesuatu hal yang bebas, sehingga semua program yang ada seyogyanya bebas untuk difotocopy, dipelajari, dan dimodifikasi oleh seseorang yang menginginkannya (Stallman, 1993). Namun Johnson (1992) menyatakan hal yang lain, bahwa program - program yang diciptakan itu sebenarnya adalah investasi yang dilakukan berminggu - minggu bahkan berbulan - bulan dan ada yang bertahun - tahun menciptakan program - program yang perlu dikembalikan investasinya berupa pembayaran lisensi.

     d.   Professional Responsibility
           Profesi komputer adalah profesi yang mendapat tempat dan dihormati oleh masyarakat. Namun disisi lain, bilamana penggunaannya tidak terkontrol maka akan mengakibatkan terjadinya kejahatan komputer, terabaikannnya hak - hak intelektual. Untuk itu, diperlukan suatu aturan yang akan menata kehidupan dunia maya, berupa pengaturan penggunaannya melalui kode etik. Berbagai hubungan akan melibatkan banyak kepentingan yang kadang - kadang akan menjurus ke arah konflik dan hal ini akan merupakan tanggung jawab profesi untuk mengamankan dan mencegahnya.

     e.   Globalization
           Jaringan - jaringan global seperti internet, sekarang ini telah mendunia. World Wide Web (WWW) telah menghubungkan manusia ke segala penjuru dunia. Oleh karena itu, etika komputer secara rasional merupakan "etika informasi global" (Stanford, 2001). Untuk mengantisipasi jaringan global, akhir - akhir ini dilakukanlah pengembangan ke arah standarisasi etika komputer secara global. Jaringan komputer sudah tidak mengenal wilayah negara, agama maupun peradaban.

5.     Etika Komputer
        Etika komputer (Computer Ethic) adalah seperangkat asas atau nilai yang berkenaan dengan penggunaan komputer. Etika komputer berasal dari 2 suku kata yaitu Etika (bahasa Yunani : Ethos) adalah adat istiadat atau kebiasaan yang baik dalam individu, kelompok, maupun masyarakat dan Komputer (bahasa Inggris : to Compute) merupakan alat yang digunakan untuk menghitung dan mengolah data. Jumlah interaksi manusia dengan komputer yang terus meningkat dari waktu ke waktu membuat etika komputer menjadi suatu peraturan dasar yang harus dipahami oleh masyarakat luas.

 



6.     Etika Komputer di Indonesia
        Indonesia merupakan salah satu negara pengguna komputer terbesar di dunia, sehingga penerapan etika komputer dalam masyarakat sangat dibutuhkan. Indonesia menggunakan dasar pemikiran yang sama dengan negara - negara lain sesuai dengan sejarah etika komputer yang ada. Pengenalan teknologi komputer menjadi kurikulum wajib di sekolah - sekolah dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA sederajat). Pelajar, mahasiswa, dan karyawan dituntut untuk dapat mengoperasikan program - program komputer dasar seperti Microsoft Office.

KESIMPULAN

Etika merupakan watak, adat istiadat, ataupun karakter di dalam suatu masyarakat, kelompok ataupun individu. Komputer merupakan alat yang digunakan untuk menghitung atau mengolah data yang dapat membantu manusia dalam mengerjakan tugasnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa etika komputer itu sendiri merupakan watak atau karakter seseorang tentang bagaimana ia menggunakan teknologi komputer tersebut sehingga dampak yang dihasilkan dapat berupa hal positif maupun negatif.

DAFTAR PUSTAKA

Widwi Handari Adji, Etika Komputer : Sejarah dan Perkembangan,
Syamsu Yusuf, Pendidikan Etika Profesi Hubungannya pada Penggunaan Komputer,





Tidak ada komentar :