Senin, 30 April 2012

"Hasad" Penyakit Hati yang Memakan Semua Amalan Baik



Hasad itu apa sih???knp bisa memakan semua amalan baik yang telah kita kumpulkan selama ini???bahaya banget yah berarti??? oke teman-teman kali ini saya akan membahas soal penyakit hati yang bernama hasad. Hasad dapat di artikan sebagai kebencian terhadap adanya nikmat pada diri orang lain dan keinginan untuk menghilangkan nikmat yang diperoleh oleh orang tersebut. Seperti pada gambar di atas ada dua orang anak sekolah, yang anak pertama mendapatkan nilai A+ sedangkan anak kedua tidak tahu dia memperoleh nilai apa,akan tetapi dari ekspresi muka anak kedua, dia tidak terlihat senang akan nikmat yang diperoleh oleh anak pertama, perasaan ingin menyangi dan ingin lebih baik dari anak pertama merasuki pikiran anak kedua bahkan dia juga berharap kalau si anak pertama itu mendapatkan nilai jelek. Nah seperti itulah ilustrasi dari sifat hasad.

Seperti yang kita ketahui, kita sebagai seorang muslim harus saling menolong dan membantu apabila ada seseorang atau beberapa orang teman kita bahkan orang yang tidak kita kenal sekali pun untuk membantu dan menolong mereka jika kita mampu apalagi saudara seagama. Sebagai muslim yang baik kita seharusnya ikut merasa senang juga apabila ada saudara kita yang diberikan nikmat, bukan malah iri dan berharap sesuatu yang tidak baik menimpa saudara kita yang diberikan nikmat itu. Kita harusnya termotivasi untuk lebih rajin belajar lagi apabila teman kita lebih pintar dan cerdas dari kita, jangan sesekali berpikiran atau berharap agar kecerdasan dan kepintaran teman kita berkurang dan lebih bodoh dari kita, karena itu merupakan sifat hasad.

Apa sih bahayanya sifat hasad itu???
Hasad merupakan salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya sekali karena dapat memakan amalan-amalan baik yang telah kita perbuat selama kita di dunia. Rasulullah saw. bersabda: "Hasad memakan habis kebaikan seperti api memakan habis kayu bakar". Apabila kita memiliki penyakit hasad ini, segigih apa pun kita melakukan perbuatan baik atau amalan baik, amalan baik kita akan habis dimakan oleh sifat hasad yang kita miliki, oleh karena itu jangnlah kita memelihara sifat hasad dalam diri kita, jauhilah sifat tersebut karena sangat merugikan dan berbahaya.

Hasad mempunyai tingkatan-tingkatan, kalau di ibaratkan dengan penyakit yang paling berbahaya misalnya kanker, tingkatan-tingkatan hasad ini bisa disebut dengan stadium. Dalam penyakit hasad ada 5 stadium untuk mengetahui seberapa parah pasien menderita penyakit ini.
Tingkatan hasad yang pertama
Jika kita berusaha menyaingi orang lain untuk memperoleh nikmat yang orang lain miliki. Kehidupan kita akan ditentukan oleh nikmat yang orang lain terima, padahal setiap orang sudah ditentukan nikmat dan rizkynya masing-masing. Perilaku kita juga menjadi di pengaruhi oleh perilaku orang lain.
Tingkatan hasad kedua
Jika kita membenci orang lain yang memperoleh nikmat yang tidak bisa kita miliki.
Tingkatan hasad ketiga
Jika kita tidak hanya membenci oarang yang memperoleh nikmat, tetapi kita juga berusaha agar orang itu kehilangan nikmat yang dimilikinya
Tingkatan hasad keempat
Ketika kita berusaha agar hanya diri kita yang mendapatkan nikmat, kita tidak mau ada orang lain yang memperoleh nikmat dan kita ingin menjadi orang yang tidak tertandingi.
Tingkat hasad yang kelima
Jika kita tidak mempersoalkan apakah kita memperoleh nikmat atau tidak, yang penting semua nikmat yang diperoleh orang lain hilang pada diri orang yang kita dengki itu. Level hasad ini merupakan level stadium penyakit hasad yang paling parah dari semua tingkatan hasad yang ada.

Kenapa penyakit hasad bisa timbul dalam diri sesorang??apa sebabnya???
Sebab timbulnay penyakit hasad di karenakan hal-hal berikut di bawah ini, yaitu:
1. Permusuhan, kita mudah berubah menjadi pendengki besar jika ada orang yang memusuhi, mendzalimi, atau menyakiti kita. dalam diri kita timbul dendam dan melahirkan kedengkian.
2. Ta'azuz, artinya perasaan bahwa diri kita tinggi dan mulia yang disertai dengan perasaan tidak suka jika ada orang lain yang lebih tinggi atau mulia dari diri kita.
3. Takabur, agak mirip dengan pengertian ta'azuz tapi kalau takabur kita merasa lebih tinggi dan memandang orang lebih rendah dari diri kita.
4. Ta'ajub, orang yang mempertanyakan mengapa Tuhan memberikan nikmat kepada orang lain padahal kita lebih pantas untuk mendapatkan nikmat tersebut, orang tersebut mempertanyakan keadilan Tuhan. Padahal sesungguhnya TUhan itu Maha Adil, tidak pantas bagi kita untuk mempertanyakan keadilan Tuhan.
5. Ketika kita bersaing dengan orang lain untuk satu keinginan yang sama.

Meskipun penyakit tersebut sangat berbahaya ada kiat-kiat atau cara menyembuhkan peyakit tersebut. Allah swt menciptakan suatu penyakit beserta penawarnya, jadi semua penyakit insyaAllah ada obatnya asalkan kita percaya kepada Allah swt. Berikut ini akan saya jelaskan mengenai teknik mengobati penyakit hasad. Ada dua cara untuk menyembuhkan hasad yaitu melalui ilmu dan amal. Menurut Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin cara mengobati hasad dengan ilmu yaitu dengan cara menanamkan pada diri kita suatu pemikiran yang mendalam tentang bahaya sifat hasad dan kerugian yang kita peroleh apabila memelihara sifat hasad. Hasad juga dapat menimbulkan frustasi kepada orang yang memiliki sifat hasad tersebut, hasad juga mendatangkan tekanan psikologis yang dapat berdampak terhadap keadaan fisik, di akhirat nanti orang yang dengki (hasad) akan di hapus amalan baiknya dan amalan baik yang kita perbuat selama di dunia akan berpindah kepada orang yang kita dengki, dosa orang yang kita dengki pun akan berpindah kepada kita, dan juga hasad akan menghilangkan iman. Semoga kita semua tidak termasuk golongan orang-orang yang pendengki dan semoga kita selalu dalam lindungan Allah swt jangan lupa sering-sering membaca surat al-falaq agar terhindar dan di jauhkan dari orang-orang pendengki. Ammiinnn ^^

sumber: bahan bacaan 3, buku pendidikan Agama islam

Kiat shalat khusyuk


Shalat merupakan kewajiban setiap orang yang beragama islam dan meyakini adanya Allah swt. Shalat juga merupakan tiang agama (fondasi iman kita), tiangnya iman kita, apabila kita tidak melakukan shalat lima waktu yang wajib kita lakukan maka kita tidak punya fondasi iman. Oleh karena itu shalat hanya di peruntukan bagi orang-orang yang beriman. Shalat juga bukan berarti hanya di awali dengan takbiratul ikhram dan di akhiri dengan salam serta diikuti gerakan-gerakan tertentu tetapi artian shalat yang lebih mendalam adalah cara kita mendekatkan diri kepada Allah swt.Yang akan saya bahas kali ini bukan hanya sekedar shalatnya saja tapi kekhusyuan dalam shalat tersebut. Agar kita bisa shalat secara khusyuk kita harus benar-benar fokus dan tidak memikirkan apa pun itu masalah di duniawi, fokuskan pikiran dan hati kita ke pada Allah swt dan hanya tertuju pada-Nya. Ada pun kiat-kiat shalat khusyuk adalah sebagai berikut:
1. Menumbuhkan gairah atau semangat untuk shalat dan mendekatkan diri kepada Allah swt
Tanpa semangat untuk shalat dan mendekatkan diri kepada Allah kita hanya akan shalat seadanya saja, asal-asalan.
2. Menjadikan shalat sebagai kebutuhan,
kita yang butuh Allah dengan cara shalat dan mendekatkan diri    kepada-Nya bukan Allah yang membutuhkan shalat kita, meskipun kita tidak shalat Allah tidak akan rugi justru kita yang rugi karena telah menyia-nyiakan kebesaran dan kebaikan Allah swt
3. Mengingat kebesaran atau keagungan Allah swt
Dengan cara mengingat kebesarannya misalnya keindahan pelangi, pemandangan sawah yang terhampar luas, air terjun yang indah, dll. Dengan cara seperti itu di harapkan kita bisa lebih khusyuk dalam shalat dan hanya fokus memikirkan Allah swt
4. Jeda sejenak untuk menghayati bacaan shalat
Maksudnya ketika kita shalat, usahakan agar diam sebentar setelah membaca bacaan shalat untuk memahami dan menghayat arti dari bacaan shalat tersebut yang kita ucapakan pada saat kita shalat.
5. Shalat harus kita nikmati agar mendapatkan manfaat
Kalau kita shalat hanya sekedar kewajiban saja dan asal-asalan, asal sudah shalat lepas dari kewajiban, maka kita akan sangat rugi sekali karena kita tidak dapat menikmati rasa nikmat yang ada pada kita shalat. Shalat merupakan saat dimana kita dekat dengan Allah swt, waktunya memfokuskan pikiran kita kepada-Nya dan melepaskan semua beban Duniawi.
6. Hilangkan pikiran-pikiran yang mengingatkan kita akan masalah Duniawi
Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, agar kita fokus dan pikiran kita hanya tertuju kepada Allah swt, usahakan agar kita menghilangkan pikiran kita dari masalah duniawi meskipun susah untuk melakukannya.
7. Memahami makna bacaan shalat
Kita harus tau makna atau arti dari bacaan shalat tersebut dan menghayati setiap ayatnya
8. Memvariasikan bacaan shalat
Pada saat kita shalat usahakan agar bacaan shalat yang kita ucapkan berbeda-beda agar tidak cepat bosan.
9. Merilekskan otot-otot yang ada dalam tubuh kita
Jangan tegang, rilekskan badan Anda agar membantu pikiran anda untuk tetap fokus shalat
10. Fokus atau konsentrasi
Fokuskan pikiran kita hanya kepada Allah swt

Nan teman-teman hanya itu kiat shalat khusyuk yang bisa saya sharing, kurang lebihnya saya mohon maaf.